Hype Gaming
Game shooter umumnya menjual tak hanya tampilan visual dan mekanik, namun juga keseruan permainannya. Namun tidak untuk Six Days in Fallujah.
Dibuat berdasarkan pengalaman tentara asli Amerika dalam misinya di Fallujah pada tahun 2004 dan dalam perspektif anggota populasi, Six Days in Fallujah sempat dapatkan kritik karena kejadiannya penuh event politik yang sangat kental.
Setelah sebelumnya Konami sempat ingin publikasi Six Days in Fallujah namun kemudian dibatalkan, Victura yang terdiri dari developer awal game-nya, Atomic Games memutuskan untuk melanjutkannya.
Game Kontroversial Six Days in Fallujah Tentukan Early Access Bulan Juni 2023
Kini, setelah sempat batal di tahun 2009, Six Days in Fallujah akhirnya mendapatkan tanggal rilis resminya, namun dalam bentuk early access.
Benar sekali Victura akhirnya mengumumkan bahwa Six Days in Fallujah akan dirilis sebagai game early access di Steam pada tanggal 22 Juni 2023.
Six Days in Fallujah ceritakan ulang perang kedua di Fallujah pada tahun 2004 dari berbagai perspektif, baik pasukan Amerika yang melawan para ‘pejuang’ Irak, termasuk para orang sipil.
Saat dirilis nanti, game-nya akan dibanderol seharga sekitar 39.99 USD (belum fix regional price Indonesia), dengan co-op empat player di empat misi yang berbeda di mana player akan memainkan pasukan Marinir Amerika Serikat.
Six Days in Fallujah juga akan tawarkan player untuk memainkan pasukan khusus atau tentara Irak yang bertempur bersama pasukan koalisi dalam update selanjutnya.
Keputusan Victura untuk bawa Six Days in Fallujah sempat tuai kontroversi karena banyaknya urusan politik yang terjadi di balik perang tersebut, namun pada akhirnya mereka memutuskan untuk membuat game-nya dengan cerita dari berbagai perspektif.
Dengan kata lain, mereka tidak akan fokus ke perspektif tentara atau pihak Amerika saja, melainkan pihak lain yang juga ikut terlibat dalam insiden tersebut.
Komentar
Posting Komentar