Steam Deck jadi salah satu pelopor PC handheld portable branded pertama dari perusahaan ternama. Namun dominasinya akan segera disaingi oleh Asus ROG Ally yang diumumkan April lalu.
Dikira April Mop, Asus ROG Ally memang sebuah proyek nyata yang jadi pesaing pertama Steam Deck dalam urusan skala perusahaan dan pemasaran. Melewatkan brand kecil PC handheld portable lain yang sebenarnya telah dikembangkan lebih dulu dari Steam Deck oleh para perusahaan indie.
Dengan Steam Deck yang dirilis secara terbatas di beberapa negara meskipun Valve dinilai sebagai perusahaan kelas dunia, nyatanya jangkauan produk mereka tidak seluas Asus yang punya cabang di hampir seluruh dunia.
Salah satu yang Asus jangkau tentu saja adalah wilayah Asia termasuk Indonesia mengingat perusahaan tersebut berasal dari Taiwan.
Hal ini tentu membuat Indonesia kecipratan produk PC handheld portable tersebut lebih dulu dibanding Steam Deck milik Valve yang baru jangkau Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, dan Taiwan akhir tahun lalu.
Gerak cepat Asus ROG Ally tentu membesitkan sebuah tanya apakah harganya akan sama dengan versinya di luar negeri mengingat bea masuk dan kepengurusannya di Indonesia cukup mahal dan sulit. Kabar baiknya? Asus akhirnya resmi mengumumkan harganya.
Dalam postingan laman resmi Facebook-nya, Asus mengumumkan bahwa Asus ROG Ally akan dibanderol seharga 10,1 juta rupiah untuk versi Z1 biasa, dan 11,3 juta rupiah untuk versi Z1 Extreme.
Bedanya? Z1 biasa akan berisi AMD Ryzen Z1 dengan 6 core 12 thread dan graphics compute units 4, sementara Z1 Extreme adalah AMD Ryzen Z1 Extreme dengan 8 core 16 thread dan graphics compute units 12.
Sederhananya, Asus ROG Ally tipe Z1 Extreme lebih kuat dan tangguh untuk proses video game dibanding Z1 biasa.
Sayangnya sampai tulisan ini turun, pihak Asus masih bungkam soal kapan Asus ROG Ally dirilis di Indonesia. Namun mereka memastikan bahwa pre-order akan dibuka tanggal 27 Juni 2023 nanti.
Asus ROG Ally akan memiliki kemampuan untuk menjalankan berbagai game AAA dengan lancar, seperti Far Cry 6 atau bahkan Cyberpunk 2077.
Hype Gaming
Ini karena dukungan dari AMD FSR 2.0 yang dapat menyesuaikan pengaturan grafis yang ada. Tidak hanya itu, ROG Ally juga mampu menjalankan game kompetitif ringan seperti Dota 2 atau Street Fighter 6 dengan lancar.
Berbeda dengan Steam Deck yang gunakan SteamOS, dukungan Windows 11 di Asus ROG Ally jadi sebuah keunggulan tersendiri. Hal ini karena user mungkinkan untuk menjalankan berbagai platform game PC seperti Game Pass, Steam, Epic Games Store, dan banyak lagi.
Meskipun ukurannya lebih kecil dalam genggaman, Asus ROG Ally memberikan pengalaman yang serupa dengan PC desktop.
Komentar
Posting Komentar