Hype Gaming
Meluncur pertama kali pada 2014 di platform konsol PlayStation 3, PlayStation 4, Xbox 360, dan Xbox One, Destiny sukses membuat para gamer terbuai dengan dunia tanpa batas.
Meski banyak yang ragu apakah Destiny bisa sukses di pasaran, ternyata gim yang memadukan genre gim multiplayer online World of Warcraft dengan first-person shooter (FPS) Halo ini sukses menarik perhatian.
Walau awalnya banyak gamer Destiny yang 'kabur' dari Destiny karena gameplay gim yang repetitif, nyatanya mereka sesekali kembali untuk mencoba downloadable content (DLC) dan misi co-op baru di dalam gim tersebut.
Bisa dikatakan, pecinta berat gim Destiny sudah pasti selalu login ke dalam gim setiap hari dan melakukan beberapa kegiatan rutin, seperti grinding (mainkan misi berkali-kali), dan mencari loot box langka di dalam gim.
Lalu bagaimana dengan Destiny 2? Bagi gamer yang terhibur dengan seri pertama Destiny dijamin akan terpuaskan dengan seri terbaru gim buatan Activision dan Bungie ini.
Dari berbagai hal, sekuel ini setidaknya harus meyakinkan pemain seri pertama Destiny kenapa mereka harus meninggalkan gear yang sudah mereka dapat dan kumpulkan terdahulu 'dibuang' dan memulai gim dari awal lagi.
Sementara kedua perusahaan harus memutar otak agar gamer yang belum pernah main gim Destiny ini tertarik untuk main gim Destiny 2.
Komentar
Posting Komentar